Minggu, 27 Februari 2011

Dongeng SI Kancil Menolong Keluarga Kecoa yang Diburu Pak Tani


Suatu ketika Kancil bertemu dengan seekor kecoa yang mengadu karena dirinya selalu diburu petani di rumahnya karena dianggap mengganggu. Sambil menangis terisak-isak Si Kecoa menceritakan dirinya diutus teman-temannya berjalan jauh masuk ke dalam hutan semata-mata untuk minta petunjuk Sang Kancil yang tersohor sangat bijaksana.

“Hiks...hiks....begitulah Sang Kancil, aku selama ini diburu-buru oleh Pak Tani dan keluarganya tiap kali ada di dapur dan di ruang makan mereka. Padahal kami hanya mencari makan di sana, tidak berniat mengganggu sama sekali” . Sang Kancil tersenyum menenangkan hati Kecoa, lalu menjawab pertanyaan Kecoa dengan kalimat singkat.

“Masuklah ke perpustakaanku. Baca buku tentang biologi kecoa, lalu baca buku tentang rumah petani. Setelah itu datang lagi padaku”.

Begitulah akhirnya Si Kecoa selama satu minggu penuh ngendon di perpustakaan milik Sang Kancil untuk membaca buku-buku tentang kehidupan kecoa dan tentang rumah petani. Dia bekerja keras memahami dan mencatat point-point penting dari buku yang dibacanya. Kebetulan dia pernah diajar Sang Kancil tentang cara membaca dan memahami buku dengan cepat. Seminggu kemudian dia kembali menghadap Sang Kancil dengan muka muram.

“Wahai Sang Kancil yang bijaksana. Saya telah membaca buku-buku tentang kecoa dan tentang rumah petani di perpustakaanmu. Tapi aku tidak tahu apa gunanya bagiku?. Aku tidak paham bagaimana buku-buku itu bisa mengatasi masalahku sebagai sekelompok kecoa yang dikejar-kejar petani”. Sang Kancil lalu menjawab dengan sabar atas kegagalan Si Kecoa menemukan jalan keluar bagi masalah yang dihadapinya.

“Tahukah kamu apakah yang suka dimakan kecoa?”

“Mirip dengan makanan manusia dan hewan peliharaan. Tapi selama ini aku cukup puas dengan makanan sisa di kamar makan, di dapur dan tempat cuci piring”

“Selain di dapur ada di mana lagi makananmu tersedia di rumah petani?”. Kemudian Kecoa diam sejenak sambil membuka-buka catatannya.

“Hmmmm....menurut buku tentang rumah petani,mereka memiliki tempat sampah untuk membuang sisa makanan. Itu bisa jadi sumber makanan bagiku”

“Lalu mengapa Petani mengejar-ngejar kamu?”

“Menurut buku, kecoa dianggap sebagai tempat menempelnya bakteri yang mungkin membahayakan manusia. Jadi Pak Tani takut bakteri yang menempel di permukaan tubuhku akan berpindah kemana-mana dan membuat keluarganya sakit”

“Nah itu jawabannya. Pergilah pulang dan berpikirlah. Kamu pasti tahu jawabab atas masalahmu”.

Dengan penuh tanda tanya Kecoa terpaksa pulang kembali ke rumahnya. Dia malu untuk bertanya-tenya lagi, secara dia sudah dianggap mampu mencari jawaban sendiri. Sambil berjalan pulang Si Kecoa berpikir keras, berusaha menghubung-hubungkan pertanyaan Sang Kancil dengan resep agar tidak dikejar-kejar petani. Sampai akhirnya dia menemukannya.

Si Kecoa meloncat-loncat kegirangan atas penemuan jawaban itu. Rasanya tak sabar lagi untuk menemui teman-temannya.

“Ayeeeeiiii! Aku tahu jawabannya!!. Teman-teman kita harus pindah dari dapur dan kamar makan ke tempat sampah Pak Tani yang ada jauh di dalam kebun. Pak Tani membuat gubuk tanpa dinding untuk menimbun sampah dan dibuat kompos. Tempat itu cukup hangat untuk kecoa yang suka sekali tempat hangat. Kita harus pindah ke situ!. Paling tidak di situ berkuranglah frekuensi kita diburu oleh Pak Tani, karena mereka jarang berada lama di sana” teriak Kecoa pada teman-temannya saat dia telah dekat dengan rumah.

Begitulah Sang Kancil tidak langsung memberi jawaban atas masalah para kecoa karena dia percaya, dia yakin Si Kecoa cukup cerdas untuk mencari sendiri jawaban atas masalah yang dihadapinya.


Gambar diambil dari: toonpool.com

Minggu, 13 Februari 2011

Cheap Long Sleeve: Tips for Excellent Shopping and Not get Rags

A shirt with long sleeves is a great cloth for all season. In the summer, your sleeve will be protected from the sun rays which had been freely flowing through the holes in ozone layers. In the winter, the long sleeve will add some warm for your body. What make it more interesting, thanks to the thriving economic recovery these last years, the long sleeve shirts, as it is with the other models, are widely available. In fact, with the overwhelming production in the producer countries, you can have this model relatively easier. However, it does not mean that you can do as you like when shopping for long cheap sleeves ( Baju Murah ). If you are not careful enough when buying, you could ended up buying long sleeves shirt which is more appropriate if called as rag.
Therefore, the first things you have to do are budgeting and decide that you will buy only long sleeves shirt - not short sleeves, shoes, nor accessories however cheap they are: just long sleeves. We know the great temptation will come on the way when we had arrived at a shopping center. Hence you have to close your eyes to the stuffs that you do not actually want to buy. Of course, this will depend on each shopper's constraining art - hope that you had been trained to hold yourself. When you enter a store ( Toko Baju ), it is recommended that you go straight to the long sleeves section. Do not pay the smallest attention for the jackets, skirts, bras, pants - just long sleeves. Next, when you have safely got there, you are free to express your ideas. How about that cotton long sleeves with eagle motive? This probably will be great for camping season with the family - eagles are looked more natural. If the shirt you are holding has coconut trees motive, you will only wear it in the beach.
You have to prepare yourself to be disappointed because you will not encounter high quality clothes ( Baju ) like those designer clothes. You understand this, don't you? Therefore, surprise is obviously present when shopping. If you are careful enough, you could be finding long sleeves made of quality fabric. Rarely happens though it is, but once it occurred, then you are the luckiest person in the world. The other shoppers had been un-careful so that they passed this one out - it is as if the cloth had been waiting there for you to find. All in all, pay special attention for the fabric. Cotton is mostly what you would find but cottons are of many classes. Check if there are similar models with different class of fabric. If you can find the better cotton, it will be very helpful for you when it comes to washing. Lesser cotton tends to be frail and fade easier so that it makes the other clothes get blotted and color-polluted in the machine. However, if you think that you will only wear the shirt for one or two occasions, fabric is to be ignored and attention be paid more to the color and motive.